Info Kasongan – Aparat kepolisian turun langsung ke lokasi Tambang Ilegal Sungai Sala untuk melakukan penertiban sekaligus memberikan imbauan kepada para penambang. Langkah ini diambil setelah muncul laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan liar yang berpotensi merusak lingkungan dan memicu banjir.

Petugas menyisir area bantaran Sungai Sala dan menemukan sejumlah alat berat yang digunakan untuk mengeruk material pasir dan batu. Polisi langsung memberikan teguran keras kepada para pelaku serta mengingatkan konsekuensi hukum yang dapat dikenakan apabila aktivitas ilegal terus berlangsung.
Baca Juga : Polisi Turun ke Tambang Ilegal Sungai Sala, Ingatkan Ancaman Banjir
Kapolsek setempat menegaskan bahwa kegiatan tambang tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Penggalian di sekitar aliran sungai dapat mengubah struktur tanah, mempercepat erosi, dan memperbesar risiko banjir saat curah hujan meningkat.
Selain melakukan pendataan, aparat juga mengedukasi warga sekitar tentang dampak lingkungan dari tambang ilegal. Polisi mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang merusak ekosistem sungai serta segera melapor jika menemukan praktik serupa.
Warga mengaku khawatir terhadap potensi banjir, terutama saat musim hujan tiba. Mereka berharap aparat terus melakukan pengawasan agar aktivitas tambang ilegal tidak kembali beroperasi.
Polisi memastikan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menindaklanjuti temuan di lapangan. Upaya ini diharapkan mampu mencegah kerusakan lingkungan lebih luas dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana banjir.















